loader image
021- 2510670
sekretariat@yayasan-iki.or.id

Mendagri Instruksikan Dukcapil Turunkan Tim ke Daerah Bencana

Mendagri Instruksikan Dukcapil Turunkan Tim ke Daerah Bencana

9 views
Mendagri perintahkan Dirjen Dukcapil bentuk tim ke 3 daerah bencana.
Mendagri Tito Karnavian Instruksikan Dirjen Dukcapil Turunkan Tim ke 3 Daerah Bencana Aceh dan Sumatra (Foto: Puspen Kemendagri)
Facebook
Twitter
WhatsApp
Email
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian perintahkan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Teguh Setyabudi. Untuk mengirim tim ke Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Tim tersebut ditugaskan untuk memastikan layanan administrasi kependudukan (adminduk) bagi korban banjir tetap berjalan cepat dan mudah. Dengan demikian, dokumen yang hilang atau rusak dapat segera diganti begitu situasi memungkinkan.
Hal ini diharapkan dapat membantu korban di daerah bencana segera memiliki dokumen kependudukan. Sehingga akan mempermudah ruang gerak korban terkait administrasi. Oleh karena itulah mendagri instruksikan dukcapil segera turunkan tim ke daerah bencana. Instruksi tersebut disampaikan Mendagri saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Dukcapil dengan Lembaga Pengguna 2025. Rakornas diadakan di Pullman Jakarta Central Park, Selasa 9 Desember 2025. Dalam kesempatan itu, Mendagri menegaskan agar penanganan dilakukan segera, termasuk perbaikan peralatan layanan yang terdampak.

Mendagri Instruksikan Dukcapil Bentuk 3 Tim

“Jadi dari sekarang, Pak Teguh segera berangkat, buat 3 tim ke Sumut, kemudian ke Aceh dan ke Sumatera Barat untuk memulai para dukcapilnya mana yang enggak aktif, mana yang rusak mesinnya, perbaiki segera dengan anggaran yang ada,” ujar Mendagri saat instruksikan dukcapil.

Langkah tersebut diambil menyusul laporan kerusakan dan hilangnya dokumen kependudukan akibat banjir. Mendagri menekankan perlunya percepatan pemulihan layanan sebagai wujud kehadiran negara dalam situasi darurat. Karena itu, ia meminta Direktorat Jenderal (Ditjen) Dukcapil membuka posko layanan di wilayah terdampak dan memastikan seluruh perangkat operasional berfungsi optimal.

Merespons arahan mendagri, Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi menegaskan bahwa layanan adminduk tidak boleh terhenti, meskipun dalam situasi bencana. Ia menekankan bahwa jajaran Dukcapil mesti hadir memberikan solusi langsung kepada masyarakat.

Sebagai tindak lanjut, Ditjen Dukcapil menurunkan tim pusat ke tiga provinsi tersebut. Untuk Provinsi Aceh, sebanyak 16 personel diterjunkan dengan koordinator Direktur Bina Aparatur Dukcapil Erliani Budi Lestari dan Direktur Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil Muhammad Farid. Mereka ditempatkan di Kabupaten Aceh Tamiang dan Langsa, masing-masing 5 personel, serta Aceh Timur sebanyak 4 personel.

Di Provinsi Sumut, 14 personel dikerahkan dengan koordinator Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Muhammad Nuh Al-Azhar dan Direktur Integrasi Data Kependudukan Daerah Agus Irawan. Tim bertugas di Kabupaten Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, dan Sibolga, masing-masing 4 personel.

Untuk Provinsi Sumbar, Ditjen Dukcapil menerjunkan 14 personel dengan koordinator Sekretaris Ditjen (Sesditjen) Dukcapil Hani Syopiar Rustam dan Direktur Integrasi Data Kependudukan Nasional Handayani Ningrum. Tim bertugas di Kabupaten Padang Pariaman, Solok, dan Agam, masing-masing 4 personel.

Para personel tersebut bertugas memetakan wilayah terdampak, mengecek kondisi peralatan layanan, memastikan ketersediaan blangko Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el), serta menilai kebutuhan dukungan teknologi di lapangan. Untuk menjaga layanan tetap berjalan, Ditjen Dukcapil juga menyiapkan perangkat pendukung seperti akses internet Starlink, panel surya, ribbon, dan film.

Sumber: Rilis Pers Puspen Kemendagri

Tags:

Kirim opini anda disini

Kami menerima tulisan berupa opini masyarakat luas tentang kewarganegaraan, administrasi kependudukan, dan diskriminasi

Klik Disini

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow us on

Jangan ragu untuk menghubungi kami
//
Eddy Setiawan
Peneliti Yayasan IKI
//
Prasetyadji
Peneliti Yayasan IKI
Ada yang bisa kami bantu?