loader image
021- 2510670
sekretariat@yayasan-iki.or.id

Adminduk Jakarta: 500 RW Ikuti Program KAMSA

5 views
Adminduk Jakarta Sambut HUT Jakarta dengan 500 Kampung Sadar Administrasi Kependudukan atau KAMSA.
Adminduk Jakarta Siapkan 500 Kampung Sadar Adminduk Sambut HUT Jakarta. Tampak Sekretaris Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Muhammad Nurrahman dalam Podcast Rabu Belajar Eps. 232 "Jelang 5 Abad, Dukcapil DKI Jakarta Gelar Kampung Sadar Adminduk 500+ RW" (Foto: Talar)
Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Administrasi Kependudukan atau Adminduk Jakarta menjadi salah satu fokus utama menuju HUT ke-500 Jakarta. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memperingati 500 tahun Kota Jakarta pada 2027 mendatang. Untuk itu digelar Program Kampung Sadar Administrasi Kependudukan (KAMSA) di 267 kelurahan yang ada. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta menargetkan 2 KAMSA di tiap kelurahan. Sehingga akan ada lebih dari 500 RW untuk mendapatkan edukasi dan pelayanan administrasi kependudukan secara langsung.

Program ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya dokumen kependudukan yang lengkap, akurat, dan selalu diperbarui. Selain memberikan kemudahan layanan, program ini juga diharapkan mampu memastikan setiap warga negara memperoleh hak-hak sipil dan akses terhadap berbagai layanan publik.

Dikutip dari Antara, Sekretaris Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Muhammad Nurrahman, menjelaskan bahwa angka 500 dipilih sebagai simbol menyambut usia Jakarta yang akan memasuki lima abad. Dari total 267 kelurahan di Jakarta, masing-masing ditetapkan dua RW sebagai lokasi prioritas pelaksanaan Program KAMSA.

Dengan skema tersebut, lebih dari 500 RW akan menjadi percontohan Kampung Sadar Administrasi Kependudukan. Meski demikian, Dukcapil menegaskan bahwa RW lain tetap dapat mengikuti program serupa dan cakupan layanan adminduk Jakarta akan terus diperluas secara bertahap.

Sembilan Layanan Adminduk Jakarta Melalui KAMSA

Melalui Program KAMSA, warga dapat mengakses berbagai layanan yang mencakup hampir seluruh fase kehidupan penduduk. Sedikitnya terdapat sembilan layanan utama yang disiapkan dalam program ini.

Layanan tersebut meliputi perekaman KTP elektronik bagi warga yang telah wajib KTP, dan penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA). Selain itu juga untuk penerbitan akta kelahiran, akta perkawinan, dan akta perceraian. Bahkan, tersedia pula layanan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), pembaruan Kartu Keluarga (KK), verifikasi data kematian, serta verifikasi data penduduk non-permanen.

Melalui pendekatan langsung hingga tingkat RW, pelayanan adminduk Jakarta diharapkan semakin dekat dengan masyarakat dan mampu menjangkau warga yang selama ini belum memiliki dokumen kependudukan secara lengkap.

Adminduk Jakarta: Bukan Sekadar Administrasi Tapi Akses

Menurut Dukcapil DKI Jakarta, administrasi kependudukan tidak hanya berkaitan dengan kepemilikan dokumen semata. Data kependudukan yang valid menjadi dasar bagi masyarakat untuk memperoleh berbagai layanan publik. Seperti layanan di bidang pendidikan, kesehatan, bantuan sosial, hingga layanan pemerintahan lainnya.

Karena itu, warga didorong untuk segera melaporkan setiap peristiwa penting yang memengaruhi data kependudukan. Seperti kelahiran, perkawinan, perceraian, kematian, maupun perubahan biodata lainnya. Pelaporan yang tepat waktu akan membantu menjaga akurasi data penduduk sekaligus melindungi hak-hak sipil warga negara.

Program Kampung Sadar Adminduk Jakarta ini merupakan bagian dari implementasi Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA) yang selama ini didorong pemerintah pusat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya dokumen kependudukan.

Kolaborasi Hingga Tingkat RW

Keberhasilan Program KAMSA tidak hanya bergantung pada Dukcapil. Pemprov DKI Jakarta juga melibatkan berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat. Mulai dari wali kota, bupati administrasi, camat, lurah, pengurus RT/RW, kader Dasawisma, PKK, hingga karang taruna.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat penyebaran informasi dan membantu warga. Khususnya dalam mengurus berbagai kebutuhan administrasi kependudukan tanpa harus menghadapi kendala birokrasi yang rumit.

Menjelang usia ke-500 tahun Jakarta, Program KAMSA menjadi salah satu langkah strategis untuk mewujudkan data kependudukan yang lebih akurat. Sekaligus memastikan seluruh warga memiliki akses yang setara terhadap layanan publik berbasis data kependudukan.

Tags:

Kirim opini anda disini

Kami menerima tulisan berupa opini masyarakat luas tentang kewarganegaraan, administrasi kependudukan, dan diskriminasi

Klik Disini

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow us on

Jangan ragu untuk menghubungi kami
//
Eddy Setiawan
Peneliti Yayasan IKI
//
Prasetyadji
Peneliti Yayasan IKI
Ada yang bisa kami bantu?