loader image
021- 2510670
sekretariat@yayasan-iki.or.id

SINTAWATI MERASA PLONG

297 views
Sintawati
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

Sintawati, warga kampoeng Rawa Saban RT 002/003 Desa Suryabahari, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, merasa plong dan lega hatinya ketika menerima akta kelahiran anak-anaknya.

Perempuan yang sehari-hari sebagai pembantu rumah tangga ini memiliki tiga orang anak yang masih kecil-kecil. Anak pertama berusia sembilan tahun, yang kedua tiga tahun, yang yang ketiga dua tahun.

Sintawati merasa plong hatinya, karena untuk pengurusan dokumen kependudukan ini terbebas dari ulah calo yang meminta imbalan Seratus lima puluh ribu setiap berkas. Sintawati dibantu relawan Yayasan Institut Kewarganegaraan Indonesia (IKI), Siswoyo, dengan gratis dan selesai semua.

Kondisi yang dialami Sintawati ini merupakan gambaran kehidupan warga pesisir utara Kabupaten Tangerang yang sebagian belum memiliki dokumen kependudukan secara lengkap, baik KK, akta kelahiran, KIA, maupun KTP.

Pada hari Kamis, 8 Februari 2024, Pengurus Yayasan IKI yang diwakili Ketua II, Drs KH Saifullah Ma’shum, M.Si didampingi relawan IKI Siswoyo, menyerahkan dokumen kependudukan kepada 71 warga yang pengurusannya difasilitasi IKI.

Sintawati dengan raut muka gembira, menyampaikan rasa terima kasih kepada Yayasan IKI yang telah memfasilitasi pengurusan dokumen kependudukan ini ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tangerang, dan selanjutnya akan segera mendaftarkan anaknya untuk bersekolah, serta mengurus BPJS.

KH Saifullah Ma’shum mengatakan, “sudah beberapa tahun ini Yayasan IKI melakukan kegiatan di wilayah Pakuhaji membantu memfasilitasi warga masyarakat untuk memiliki dokumen kependudukan, utamanya kartu keluarga, akta kelahiran, kartu identitas anak (KIA), kartu tanda penduduk (KTP), dan akta perkawinan warga Tionghoa di pesisir utara Kabupaten Tangerang.”

“Semoga dengan dimilikinya dokumen kependudukan ini, warga masyarakat dapat segera mengurus sekolah anak-anak, pembuat kartu BPJS, dan mengurus fasilitas social lainnya,” katanya. *** (prasetyadji)

Tags:

Kirim opini anda disini

Kami menerima tulisan berupa opini masyarakat luas tentang kewarganegaraan, administrasi kependudukan, dan diskriminasi

Klik Disini

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow us on

Jangan ragu untuk menghubungi kami
//
Swandy Sihotang
Peneliti Yayasan IKI
//
Eddy Setiawan
Peneliti Yayasan IKI
//
Prasetyadji
Peneliti Yayasan IKI
Ada yang bisa kami bantu?