loader image
021- 2510670
sekretariat@yayasan-iki.or.id

Udah Siap Belum? Uji Coba Perlinsos Diperluas

4 views
Sudah Siap Belum? Uji Coba Perlinsos Diperluas ke Kota Surabaya dan Bali.
Sudah Siap Belum Uji Coba Perlinsos Diperluas ke Kota Surabaya dan Bali (Ilustrasi: Beranda Perlinsos diolah dengan Chat GPT)
Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Transformasi layanan bantuan sosial di Indonesia terus bergerak maju. Setelah berhasil diuji coba di Banyuwangi, pemerintah kini memperluas uji coba Portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital ke Kota Surabaya dan seluruh wilayah Bali. Tahap uji coba terbatas ini berlangsung selama Juni hingga Juli 2026 sebagai bagian dari pengembangan sistem sebelum diterapkan secara lebih luas. Buat yang mau daftar sebagai penerima bansos udah siap belum? pelajari lebih awal, agar kelak saat diterapkan anda bisa langsung daftar secara mandiri.

Melalui Perlinsos Digital, masyarakat dapat mengajukan bantuan sosial secara mandiri tanpa harus datang ke kantor pelayanan. Seluruh proses dilakukan secara daring, mulai dari pengajuan hingga pengecekan hasil verifikasi.

Yang perlu disiapkan adalah Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang sudah aktif beserta PIN-nya. Setelah itu, masyarakat dapat mengakses portal resmi Perlinsos, melakukan login menggunakan IKD dengan verifikasi wajah, memilih jenis bantuan yang ingin diajukan, lalu melengkapi data yang diminta oleh sistem. Udah siap belum IKD-nya? kalau belum silakan aktivasi IKD ke Dinas Dukcapil.

Dalam uji coba ini tersedia pengajuan untuk Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), maupun pengajuan kedua program tersebut secara bersamaan. Setelah formulir dikirim, sistem akan melakukan verifikasi secara digital dan hasilnya dapat diketahui hanya dalam beberapa menit.

Program ini bukanlah sesuatu yang benar-benar baru. Uji coba perdana telah dilaksanakan sejak 18 September 2025 di Desa Kemiren dan Kelurahan Lateng, Kabupaten Banyuwangi. Hasil dari tahap awal tersebut menjadi dasar bagi pemerintah untuk memperluas implementasi ke daerah lain.

Sudah Siap Belum? Tak Lama Lagi Perlinsos Hadir di 42 Kabupaten dan Kota

Ke depan, pemerintah berencana memperluas penerapan Perlinsos Digital ke 42 kabupaten dan kota. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pelayanan bantuan sosial, meningkatkan transparansi, sekaligus memastikan bantuan diterima oleh Warga Negara Indonesia yang benar-benar berhak.

Di balik pengembangan Perlinsos Digital, terdapat perubahan yang lebih besar dalam pelayanan publik Indonesia. Integrasi dengan Identitas Kependudukan Digital (IKD) menunjukkan bahwa identitas digital mulai menjadi kunci untuk mengakses berbagai layanan pemerintah. Jika sebelumnya IKD banyak digunakan untuk layanan administrasi kependudukan, kini pemanfaatannya mulai meluas ke layanan perlindungan sosial.

Karena itu, masyarakat yang belum mengaktifkan IKD sebaiknya mulai mempersiapkannya. Ke depan, semakin banyak layanan pemerintah diperkirakan akan memanfaatkan identitas digital sebagai sarana autentikasi yang lebih aman dan praktis.

Masyarakat juga diimbau untuk selalu mengakses layanan hanya melalui portal resmi Perlinsos guna menghindari penipuan atau penyalahgunaan data pribadi. Jangan mudah percaya pada tautan atau pesan yang mengatasnamakan bantuan sosial tetapi berasal dari sumber yang tidak resmi. Hingga berita ini diturunkan, portal Perlinsos saat ini baru dapat digunakan oleh masyarakat di daerah uji coba, khususnya Banyuwangi. Hal ini tampak pada FAQ, Siapa saja yang bisa mendaftar di Portal Perlinsos? Jawabannya adalah Masyarakat Banyuwangi yang memenuhi syarat program perlindungan sosial dapat mendaftar melalui Portal Perlinsos, baik secara mandiri maupun dibantu petugas pendamping. Mari kita tunggu perluasan uji coba, dan kelak penerapannya di seluruh Indonesia.

Tags:

Kirim opini anda disini

Kami menerima tulisan berupa opini masyarakat luas tentang kewarganegaraan, administrasi kependudukan, dan diskriminasi

Klik Disini

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow us on

Jangan ragu untuk menghubungi kami
//
Eddy Setiawan
Peneliti Yayasan IKI
//
Prasetyadji
Peneliti Yayasan IKI
Ada yang bisa kami bantu?