Sinergi Kampus dan Organisasi Sosial
Program Comdev Universitas Prasetiya Mulya tahun 2024 berkolaborasi dengan Yayasan Institut Kewarganegaraan Indonesia (IKI). Kerja sama ini mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
Melalui Sekolah Bisnis dan Ekonomi, Universitas Prasetiya Mulya menjalankan Kuliah Kerja Nyata berbasis Community Development. Program ini bertujuan menjembatani penerapan ilmu mahasiswa secara langsung di tengah masyarakat.
Tahun ini, kolaborasi melibatkan Dinas Dukcapil Kabupaten Kuningan. Fokus utamanya adalah pemutakhiran data Kartu Identitas Anak (KIA) serta edukasi pentingnya dokumen kependudukan.
Target dan Pelaksanaan di Lapangan
Pada awalnya, Program Comdev menargetkan pendataan 685 anak untuk penerbitan KIA. Kegiatan ini dikerjakan oleh 137 kelompok mahasiswa di Kabupaten Kuningan dan Banyumas.
Mahasiswa melakukan pendampingan langsung kepada warga. Mereka membantu proses administrasi, termasuk pengambilan foto anak sebagai syarat penerbitan KIA.
Selain itu, mahasiswa juga menyebarkan informasi mengenai manfaat KIA bagi anak di bawah usia 17 tahun. Edukasi ini penting agar masyarakat memahami hak administrasi kependudukan.

Sinergi Kampus dan Organisasi Sosial
Program Comdev Universitas Prasetiya Mulya tahun 2024 berkolaborasi dengan Yayasan Institut Kewarganegaraan Indonesia (IKI). Kerja sama ini mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
Melalui Sekolah Bisnis dan Ekonomi, Universitas Prasetiya Mulya menjalankan Kuliah Kerja Nyata berbasis Community Development. Program ini bertujuan menjembatani penerapan ilmu mahasiswa secara langsung di tengah masyarakat.
Tahun ini, kolaborasi melibatkan Dinas Dukcapil Kabupaten Kuningan. Fokus utamanya adalah pemutakhiran data Kartu Identitas Anak (KIA) serta edukasi pentingnya dokumen kependudukan.
Target dan Pelaksanaan di Lapangan
Pada awalnya, Program Comdev menargetkan pendataan 685 anak untuk penerbitan KIA. Kegiatan ini dikerjakan oleh 137 kelompok mahasiswa di Kabupaten Kuningan dan Banyumas.
Mahasiswa melakukan pendampingan langsung kepada warga. Mereka membantu proses administrasi, termasuk pengambilan foto anak sebagai syarat penerbitan KIA.
Selain itu, mahasiswa juga menyebarkan informasi mengenai manfaat KIA bagi anak di bawah usia 17 tahun. Edukasi ini penting agar masyarakat memahami hak administrasi kependudukan.

Capaian Melampaui Target
Namun demikian, hasil program melampaui target awal. Selama periode 19 Februari hingga 9 Maret, mahasiswa berhasil membantu pengurusan 2.256 KIA.
Sebanyak 1.692 KIA telah selesai diproses, sedangkan 564 lainnya masih dalam tahap penyelesaian di Disdukcapil. Tim mahasiswa tetap berkoordinasi agar seluruh dokumen dapat diterbitkan.
Menurut data Disdukcapil Kabupaten Kuningan, jumlah anak wajib KIA pada 2024 mencapai 327.331 jiwa. Hingga kini, baru sekitar 56,62 persen yang memiliki KIA.
Karena itu, kontribusi mahasiswa melalui Program Comdev dinilai membantu percepatan pelayanan administrasi kependudukan.
Apresiasi dari Pemerintah Daerah
Kepala Disdukcapil Kabupaten Kuningan, Yudi Nugraha, menyampaikan apresiasi atas ketekunan mahasiswa dalam mendampingi warga.
Ia juga mengapresiasi komitmen Yayasan IKI yang konsisten membantu masyarakat tanpa pamrih. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi contoh sinergi antara akademisi, organisasi sosial, dan pemerintah daerah.
Ke depan, praktik baik ini diharapkan terus berkembang dan melibatkan lebih banyak pemangku kepentingan.
https://www.yayasan-iki.or.id/info/berita/21/02/2023/comdev-prasetya-mulya-2023-di-kuningan/




