loader image
021- 2510670
sekretariat@yayasan-iki.or.id

Sidak Ombudsman di Dukcapil Pontianak

Sidak Ombudsman di Dukcapil Pontianak

392 views
Ombudsman RI pada Kamis 2 Oktober 2025 melakukan sidak ke kantor dinas Dukcapil Kota Pontianak.
Sidak Ombudsman RI ke Kantor Dinas Dukcapil Kota Pontianak pada Kamis 2 Oktober 2025 (Foto: Humas ORI)
Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Anggota Ombudsman RI, Jemsly Hutabarat, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Pontianak. Dalam kunjungan ini, Jemsly menyoroti sejumlah hal penting terkait layanan administrasi kependudukan, mulai dari kerusakan KTP hingga keterlambatan penerbitan akta kematian. Sidak Ombudsman tersebut dilaksanakan pada Kamis, 3 Oktober 2025.

Soal Jaga KTP, KTP Penghayat, dan Akta Kematian

Menurut Jemsly, sekitar 20% penggantian KTP terjadi karena kerusakan fisik yang sebenarnya dapat dihindari. Ia mengingatkan masyarakat bahwa KTP adalah dokumen negara yang penting, setara dengan uang, dan harus dijaga dengan baik. “Sebaiknya KTP disimpan di dompet atau dilapisi plastik agar tidak cepat rusak. Kalau ada warga yang terlalu sering mengganti KTP karena ceroboh, Dukcapil berhak menegur. Jangan sampai layanan gratis ini disalahgunakan,” ujarnya.

Selain soal KTP, Jemsly juga menyoroti proses penerbitan akta kematian yang masih dianggap lambat. Idealnya, dokumen ini bisa diberikan segera setelah laporan kematian, bahkan saat takziah, seperti yang sudah dilakukan di beberapa daerah lain. “Akta kematian yang cepat akan mempercepat pemutakhiran data dan mencegah penyalahgunaan identitas,” jelasnya.

Jemsly juga mengingatkan pentingnya pelayanan yang inklusif bagi semua golongan, termasuk warga yang menganut kepercayaan tertentu. Ia meminta Dukcapil menindaklanjuti keluhan dari kelompok ini agar mereka mendapatkan hak layanan yang setara.

Tanggapan Dukcapil

Kepala Dinas Dukcapil Kota Pontianak, Erma Suryani, menyatakan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas layanan. Ia menyebutkan bahwa pengumuman ketersediaan blanko kini dilakukan secara terbuka melalui situs web dan Instagram resmi mereka, agar masyarakat tetap mendapatkan kepastian layanan. “Kami baru saja menerima 6.000 blangko KTP dari pusat. Ditambah dengan KIA, totalnya sekitar 8.000 blangko per minggu,” ungkap Erma.

Dukcapil Pontianak menurut Erma juga aktif menjalankan program jemput bola untuk memudahkan perekaman data, khususnya bagi pelajar. Tim Dukcapil mendatangi sekolah-sekolah agar siswa usia 17 tahun ke atas bisa langsung melakukan perekaman dan pencetakan KTP atau KIA di tempat. Selain itu, mereka bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri untuk memastikan pemenuhan dokumen kependudukan anak, seperti akta kelahiran dan KIA, sebagai bentuk perlindungan hak sipil anak.@esa

Sumber: Ombudsman RI

Tags:

Kirim opini anda disini

Kami menerima tulisan berupa opini masyarakat luas tentang kewarganegaraan, administrasi kependudukan, dan diskriminasi

Klik Disini

Related Post

Foto Penyerahan Dokumen Kependudukan
Berita
Prasetyadji

南丹格朗市人口与民事登记局向孤儿院儿童发放人口登记文件

南丹格朗市讯)南丹格朗市人口与民事登记局近日向当地多家孤儿院移交并发放人口与民事登记文件。该项工作在印度尼西亚公民研究院基金会(IKI 基金会)的协调与协助下开展,旨在切实保障孤儿院儿童依法享有基本行政身份权利。 本次接受相关服务的孤儿院包括位于Pamulang的 Pintu Elok 孤儿院、位于Bumi Serpong Damai的 Mekar Lestari 孤儿院,以及同样坐落于 BSD 地区的 Suaka Kasih Bunda 孤儿院。 在经历较为漫长的行政办理流程后,来自西加里曼丹省桑高县的10名儿童,以及来自南尼亚斯县的6名儿童,最终顺利转入 Pintu Elok

Baca Selengkapnya »

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow us on

Jangan ragu untuk menghubungi kami
//
Eddy Setiawan
Peneliti Yayasan IKI
//
Prasetyadji
Peneliti Yayasan IKI
Ada yang bisa kami bantu?