loader image
021- 2510670
sekretariat@yayasan-iki.or.id

Ribuan Warga Israel Antre Ajukan Kewarganegaraan Portugal

Ribuan Warga Israel Antre Ajukan Kewarganegaraan Portugal

94 views
Ribuan warga Israel antre untuk memperoleh kewarganegaraan Portugal.
Ribuan Warga Israel Antre untuk Memperoleh Kewarganegaraan Portugal (Foto: Tal Gal/Flash 90)
Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Ribuan warga Israel memadati lokasi acara walk-in day yang digelar Kedutaan Besar Portugal di kawasan Ramat Hasharon, Israel tengah. Antrean tersebut diantaranya tampak pada Jumat 28 November 2025 lalu. Mereka rela mengantre sejak dini hari demi mendapatkan jadwal pengurusan kewarganegaraan Portugal. Atau perpanjangan paspor Portugal, tanpa harus melalui sistem pendaftaran daring yang selama ini kerap kewalahan.

Acara bertajuk “Old times are back” ini diumumkan Kedutaan Portugal sebagai solusi sementara atas sistem janji temu online yang penuh. Dalam pernyataannya di Facebook, kedutaan menyebut kegiatan ini terbuka bagi seluruh warga negara Portugal. Namun antusiasme publik jauh melampaui kapasitas lokasi. Antrean mengular dari pintu utama Cinema City Glilot hingga area parkir bawah tanah, membuat sebagian peminat memilih pulang setelah melihat panjangnya antrean.

Meski demikian, pihak kedutaan memastikan bahwa ribuan orang tetap terlayani. Dalam unggahan pasca-acara, mereka menyatakan bahwa “tidak ada satu pun yang ditinggalkan tanpa pelayanan.”

Dampak Kebijakan dan Daya Tarik Paspor Portugal

Lonjakan minat terhadap kewarganegaraan Portugal di kalangan warga Israel sejatinya telah berlangsung sejak 2015, ketika Portugal memberlakukan undang-undang pemulihan sejarah (law of return) bagi keturunan Yahudi Sephardik yang terdampak Inkuisisi abad ke-16. Kebijakan ini membuka jalan bagi ribuan orang Israel untuk memperoleh kewarganegaraan Portugal dan, otomatis, paspor Uni Eropa.

Meski pemerintah Portugal sempat menyatakan akan mengakhiri kebijakan tersebut pada Desember 2023, aturan itu tidak sepenuhnya dihapus. Sebaliknya, jalur kewarganegaraan diperketat, antara lain dengan kewajiban menunjukkan keterikatan nyata dengan Portugal, termasuk tinggal di negara tersebut setidaknya tiga tahun.

Portugal sendiri mengumumkan bahwa mulai Mei 2026, masa berlaku paspor akan diperpanjang dari lima menjadi sepuluh tahun. Namun, pemohon yang mengurus paspor saat ini masih akan menerima paspor dengan masa berlaku lima tahun sesuai ketentuan yang berlaku.

Faktor Keamanan dan Mobilitas Global

Permintaan paspor Portugal kian meningkat sejak serangan Hamas pada 7 Oktober 2023. Dalam situasi keamanan yang tidak menentu, banyak warga Israel mencari paspor kedua sebagai bentuk perlindungan dan opsi mobilitas global. Paspor Portugal menawarkan kebebasan bergerak di kawasan Uni Eropa, akses pendidikan dengan biaya lebih rendah, serta peluang tinggal dan bekerja di berbagai negara Eropa.

Selain itu, Portugal dikenal memiliki biaya hidup dan pajak yang relatif lebih rendah dibanding Israel, meski tingkat pendapatannya juga lebih kecil. Kombinasi faktor keamanan, ekonomi, dan pendidikan menjadikan kewarganegaraan Portugal semakin diminati.

Fenomena antrean panjang di Kedutaan Portugal ini menjadi gambaran nyata bagaimana paspor Uni Eropa kini dipandang bukan sekadar dokumen perjalanan, melainkan strategi masa depan bagi banyak warga Israel di tengah ketidakpastian global.@esa

Sumber: Times of Israel

Tags:

Kirim opini anda disini

Kami menerima tulisan berupa opini masyarakat luas tentang kewarganegaraan, administrasi kependudukan, dan diskriminasi

Klik Disini

Related Post

Foto Penyerahan Dokumen Kependudukan
Berita
Prasetyadji

南丹格朗市人口与民事登记局向孤儿院儿童发放人口登记文件

南丹格朗市讯)南丹格朗市人口与民事登记局近日向当地多家孤儿院移交并发放人口与民事登记文件。该项工作在印度尼西亚公民研究院基金会(IKI 基金会)的协调与协助下开展,旨在切实保障孤儿院儿童依法享有基本行政身份权利。 本次接受相关服务的孤儿院包括位于Pamulang的 Pintu Elok 孤儿院、位于Bumi Serpong Damai的 Mekar Lestari 孤儿院,以及同样坐落于 BSD 地区的 Suaka Kasih Bunda 孤儿院。 在经历较为漫长的行政办理流程后,来自西加里曼丹省桑高县的10名儿童,以及来自南尼亚斯县的6名儿童,最终顺利转入 Pintu Elok

Baca Selengkapnya »

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow us on

Jangan ragu untuk menghubungi kami
//
Eddy Setiawan
Peneliti Yayasan IKI
//
Prasetyadji
Peneliti Yayasan IKI
Ada yang bisa kami bantu?