loader image
021- 2510670
sekretariat@yayasan-iki.or.id

Dukcapil Sleman Sosialisasi IKD: Gandeng Pengurus RT dan RW

7 views
Dukcapil Sleman Sosialisasi IKD: Libatkan Pengurus RT dan RW di Kalurahan Caturtunggal.
Dukcapil Sleman Sosialisasi IKD Libatkan Pengurus RT dan RW Kalurahan Caturtunggal (Foto: Info Publik)
Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Upaya memperluas pemanfaatan Identitas Kependudukan Digital (IKD) terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Sleman. Oleh karena itu, Dinas Dukcapil Sleman sosialisasi IKD kepada para pengurus RT dan RW, di Kalurahan Caturtunggal. Tujuannya adalah untuk memperkuat sosialisasi cara pengurusan identitas kependudukan digital di tingkat masyarakat, melalui pengurus RT dan RW.

Dikutip dari Info Publik, kegiatan tersebut berlangsung melalui pembekalan dan penguatan kapasitas lembaga kemasyarakatan. Kegiatan diadakan di Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Sleman, Selasa 15 September 2026. Dan merupakan bagian dari upaya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil mempercepat pemahaman dan pemanfaatan IKD hingga ke tingkat lingkungan warga.

Dukcapil Sleman Sosialisasi IKD: RT dan RW Jadi Penghubung Warga

Sosialisasi tahap pertama diikuti ketua RT dan RW dari sepuluh padukuhan, yaitu Manggung, Karangwuni, Kocoran, Blimbingsari, Sagan, Samirono, Karangmalang, Karanggayam, Mrican, dan Santren.

Materi mengenai Identitas Kependudukan Digital disampaikan oleh Ketua Tim Identitas Penduduk Dinas Dukcapil Sleman, Sriyanti Istipurnani. Kegiatan tersebut juga diisi dengan pemaparan mengenai tata kelola administrasi pemerintahan dari pihak Kapanewon Depok.

Kepala Urusan Tata Laksana Kalurahan Caturtunggal, Bambang Harjati Susetyo, menekankan pentingnya peran pengurus RT dan RW dalam mendukung sosialisasi IKD. Sebagai pengurus lingkungan yang berinteraksi langsung dengan warga, mereka memiliki posisi strategis untuk membantu masyarakat memahami layanan administrasi kependudukan digital.

Pemahaman yang baik mengenai IKD diharapkan dapat memudahkan penyampaian informasi, termasuk membantu warga yang masih menghadapi kendala ketika melakukan migrasi dari dokumen kependudukan konvensional menuju layanan digital.

Sosialisasi Disertai Diskusi dan Pemecahan Kendala

Kegiatan pembekalan tidak hanya berisi penyampaian materi. Pengurus RT dan RW juga mengikuti forum diskusi interaktif untuk membahas berbagai persoalan administrasi kependudukan yang dihadapi warga.

Pendekatan ini memberikan ruang bagi pengurus lingkungan untuk menyampaikan kendala yang ditemui dalam pelayanan masyarakat. Dengan demikian, sosialisasi IKD tidak berhenti pada pengenalan aplikasi, tetapi juga diarahkan untuk mendukung pemanfaatan layanan digital secara lebih efektif.

Pemerintah Kalurahan Caturtunggal melaksanakan kegiatan tersebut secara bertahap. Tahap kedua dijadwalkan pada Rabu 16 September 2026, dengan sasaran pengurus RT dan RW dari sepuluh padukuhan yang belum mengikuti pembekalan tahap pertama.

Memperkuat Pelayanan Kependudukan Berbasis Digital

Pelibatan pengurus RT dan RW menunjukkan upaya Pemerintah Kalurahan Caturtunggal untuk mendekatkan sosialisasi IKD dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. Pengurus lingkungan diharapkan dapat membantu menyampaikan informasi dan mendukung warga dalam memahami layanan administrasi kependudukan berbasis digital.

Melalui kerja sama antara Dinas Dukcapil Sleman, Pemerintah Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, serta pengurus RT dan RW, penguatan kapasitas pelayanan kependudukan dilakukan secara bertahap hingga mencakup seluruh wilayah kalurahan.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun pelayanan administrasi kependudukan yang lebih mudah diakses dan dipahami oleh masyarakat melalui dukungan lingkungan setempat.

Tags:

Kirim opini anda disini

Kami menerima tulisan berupa opini masyarakat luas tentang kewarganegaraan, administrasi kependudukan, dan diskriminasi

Klik Disini

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow us on

Jangan ragu untuk menghubungi kami
//
Eddy Setiawan
Peneliti Yayasan IKI
//
Prasetyadji
Peneliti Yayasan IKI
Ada yang bisa kami bantu?