loader image
021- 2510670
sekretariat@yayasan-iki.or.id

Culinary Day Tangerang: Kulineran dan Urus Dokumen Dukcapil

13 views
Culinary Day Tangerang: Kulineran Sambil Urus Dokumen Dukcapil.
Culinary Day Tangerang Kulineran Sambil Urus Dokumen Dukcapil (Ilustrasi: Chat GPT)
Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Wisata kuliner bersama keluarga sekaligus mengurus dokumen kependudukan menjadi konsep Dukcapil Nyaba Culinary Day 2026. Melalui kegiatan ini, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tangerang mendekatkan pelayanan kepada warga dalam suasana rekreasi akhir pekan.

Berdasarkan pengumuman Pemerintah Kota Tangerang pada 10 September 2026, kegiatan tersebut dijadwalkan pada Sabtu, 12 September 2026. Lokasinya di Lapangan Ahmad Yani, Alun-Alun Kota Tangerang, dengan waktu pelayanan pukul 10.00–17.00 WIB.

Kepala Disdukcapil Kota Tangerang, Rizal Ridolloh, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk menghadirkan pelayanan yang santai dan menyenangkan.

Dikutip dari situs pemerintah Kota Tangerang, Ridolloh menyatakan “Kami ingin mengubah stigma, mengurus dokumen kependudukan itu rumit dan kaku,” ujar Rizal.

Seluruh layanan diberikan gratis. Warga dapat mengurus akta kelahiran, mencetak KTP-el yang rusak atau hilang, serta mencetak KK berbarcode tanpa perubahan data. Tersedia pula pelayanan Kartu Identitas Anak dan aktivasi Identitas Kependudukan Digital atau IKD.

Untuk aktivasi IKD, warga perlu menyiapkan ponsel dengan akses internet, email aktif, NIK, dan nomor ponsel aktif. Sementara itu, pengurusan dokumen lainnya memerlukan formulir serta berkas pendukung sesuai jenis layanan.

Dukcapil Nyaba Culinary Day: Mendekatkan Pelayanan kepada Warga

Konsep pelayanan di tempat rekreasi membuka cara menarik untuk mempertemukan kebutuhan administrasi dengan kegiatan keluarga. Bagi warga yang kesehariannya dipenuhi pekerjaan dan urusan rumah tangga, kesempatan seperti ini dapat membantu mereka menyisihkan waktu untuk memeriksa kelengkapan dokumen.

Dalam kehidupan sehari-hari, kebutuhan administrasi sering baru terasa mendesak ketika sebuah dokumen harus segera digunakan. Karena itu, meluangkan waktu untuk mengecek dokumen keluarga merupakan kebiasaan yang berguna. Warga dapat memeriksa apakah dokumen masih tersimpan dengan baik dan apakah informasi di dalamnya sesuai keadaan keluarga.

Layanan jemput bola juga memberi ruang bagi warga untuk bertanya langsung kepada petugas. Penjelasan yang mudah dipahami dapat membantu masyarakat mengetahui berkas yang diperlukan sebelum mengajukan permohonan. Pertemuan semacam ini membuat pelayanan publik terasa lebih dekat dengan kehidupan warga.

Perpaduan wisata kuliner dan pelayanan kependudukan menawarkan manfaat praktis: waktu bersama keluarga sekaligus menjadi kesempatan untuk menata kebutuhan administrasi. Dari ruang kegiatan masyarakat, Dukcapil dapat membangun hubungan pelayanan yang lebih akrab dan mudah dijangkau.

Tags:

Kirim opini anda disini

Kami menerima tulisan berupa opini masyarakat luas tentang kewarganegaraan, administrasi kependudukan, dan diskriminasi

Klik Disini

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow us on

Jangan ragu untuk menghubungi kami
//
Eddy Setiawan
Peneliti Yayasan IKI
//
Prasetyadji
Peneliti Yayasan IKI
Ada yang bisa kami bantu?