loader image
021- 2510670
sekretariat@yayasan-iki.or.id

Kartu Keluarga bisa Dicetak Di rumah Sendiri

1,068 views
Prof Zudan pada WEBINAR 15 APRIL
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

 

JAKARTA, IKI

Kemajuan tekonologi memudahkan manusia di bumi melakukan transaksi ekonomi hingga mencetak dokumen kependudukan sendiri di rumah.

Masyarakat Indonesia tidak perlu lagi mendatangi kantor Disdukcapil untuk mencetak dokumen kependudukan.

Sekarang Cetak Kartu Keluarga dan 21 Dokumen Kependudukan Lain Bisa Dilakukan Sendiri di Rumah

Penduduk Indonesia boleh mencetak sendiri 22 jenis dokumen kependudukan dari rumah, termasuk kartu keluarga (KK).

Penjelasan itu disampaikan oleh Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri, Prof Zudan Arif Fakhrulloh.

Saat ini Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri sudah menjalankan program cetak dokumen kependudukan secara mandiri.

“Artinya penduduk boleh mencetak sendiri kartu keluarga, akta kelahiran, akta kematiannya, dan berbagai dokumen kependudukan lainnya,” kata Zudan melalui video pada akun Tiktoknya, @zudanariffakhrulloh, Rabu (5/1/2022).

Dengan adanya program cetak mandiri dokumen kependudukan tersebut, penduduk juga diperbolehkan meminta soft file dokumen kependudukan mereka.

“Dengan demikian penduduk boleh meminta soft file-nya,” lanjut Zudan.

“Silakan dicetak sendiri di rumah. Sehingga tidak ada lagi alasan KK hilang, akta kelahiran hilang, akta perkawinan hilang.”

Dingatkan Zudan,  dengan adanya kemudahan tersebut, diharapkan penduduk dapat mencetak sendiri dokumen kependudukannya jika rusak atau hilang.

“Karena bila robek, atau bila hilang, bisa dicetak sendiri oleh penduduknya. Hilang, cetak lagi. Robek, silakan dicetak lagi,” tegasnya.

Saat ini, kata Zudan, dari 24 jenis dokumen kependudukan, 22 jenis di antaranya sudah bisa dicetak sendiri dari rumah.

 

“Dari 24 dokumen kependudukan, 22 dokumen sudah bisa dicetak sendiri oleh penduduk. Dua dokumen yang belum bisa adalah KTP-el dan Kartu Identitas Anak.”

Oleh sebab itu, dia mempersilakan masyarakat untuk mempergunakan dengan baik fasilitas atau program cetak dokumen kependudukan secara mandiri tersebut.

“Silakan diminta filenya dari petugas Dukcapil.”

Tags:

Kirim opini anda disini

Kami menerima tulisan berupa opini masyarakat luas tentang kewarganegaraan, administrasi kependudukan, dan diskriminasi

Klik Disini

Related Post

Berita
Prasetyadji

SINTAWATI MERASA PLONG

Sintawati, warga kampoeng Rawa Saban RT 002/003 Desa Suryabahari, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, merasa plong dan lega hatinya ketika menerima

Baca Selengkapnya »

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow us on

Jangan ragu untuk menghubungi kami
//
Swandy Sihotang
Peneliti Yayasan IKI
//
Eddy Setiawan
Peneliti Yayasan IKI
//
Prasetyadji
Peneliti Yayasan IKI
Ada yang bisa kami bantu?