loader image
021- 2510670
sekretariat@yayasan-iki.or.id

Pentingnya Akta Kelahiran: Pelajaran dari New Meksiko

Pentingnya Akta Kelahiran: Pelajaran dari New Meksiko

5 views
Perubahan kebijakan imigrasi dan pemberlakuan Real ID di Amerikan menyadarkan warga akan pentingnya akta kelahiran di New Meksiko.
Pentingnya Akta Kelahiran Pelajaran Penting dari New Meksiko. Tampak ruang arsip New Mexico Vital Records and Health Statistics pekan lalu. Selain akta kelahiran dan kematian, kantor ini juga menghasilkan beragam data penting—seperti penyebab kematian yang tercantum dalam akta kematian—yang kemudian diteruskan kepada para epidemiolog di Departemen Kesehatan negara bagian sebagai “bahan bangunan” utama bagi data kesehatan publik negara bagian tersebut. (Foto: Gabriela Campos/The New Mexican)
Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

“Siapa nama Anda?” Pertanyaan itu terdengar sederhana. Namun di New Mexico, Amerika Serikat, jawabannya sering kali tidak sesederhana yang dibayangkan. Renee Valencia, Kepala Pencatatan Sipil Negara Bagian New Mexico, bercerita bahwa tidak jarang warga yang terkejut ketika melihat akta kelahiran mereka sendiri. “Banyak orang merasa tahu siapa dirinya, sampai mereka melihat akta kelahirannya dan berkata: ‘Itu bukan nama saya,’” ujar Valencia. Inilah pentingnya akta kelahiran sebagai dokumen otentik pencatatan sipil.

Sebagai State Registrar, Valencia dan timnya di New Mexico Department of Health, Bureau of Vital Records and Health Statistics tidak hanya mencatat kelahiran dan kematian. Mereka juga mengelola perubahan nama, adopsi, pengakuan ayah biologis, serta berbagai data identitas dan kesehatan penduduk. Namun belakangan, kantor ini mengalami lonjakan permohonan yang tidak biasa.

Ketika Akta Kelahiran Menjadi Tameng

Sejak awal 2025, terjadi peningkatan signifikan permintaan akta kelahiran dan dokumen silsilah keluarga di New Mexico. Penyebabnya bukan sekadar kebutuhan administratif rutin, melainkan perubahan kebijakan federal Amerika Serikat.

Pengetatan kebijakan imigrasi di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump, bersamaan dengan penerapan penuh kebijakan Real ID per 7 Mei 2025, membuat banyak warga merasa perlu segera memastikan status kewarganegaraan mereka. Dalam situasi ini, akta kelahiran kembali menjadi dokumen paling dasar—dan paling menentukan—untuk membuktikan bahwa seseorang adalah warga negara Amerika Serikat.

“Kami cukup sering menerima permintaan karena orang-orang merasa takut dideportasi,” kata Valencia. “New Mexico berbatasan langsung dengan Meksiko, dan populasi Hispanik di sini sangat besar.”

Namun kecemasan ini tidak hanya dialami warga keturunan Hispanik. Setelah muncul laporan bahwa aparat Imigrasi dan Bea Cukai AS (ICE) keliru mengidentifikasi warga adat (Native American) sebagai imigran ilegal, banyak warga suku asli turut mendatangi kantor pencatatan sipil untuk memastikan dokumen identitas mereka lengkap dan sah.

Identitas, Negara, dan Kerapuhan Administrasi

Menariknya, tidak semua yang datang mencari akta kelahiran ingin bertahan di Amerika Serikat. Sebagian justru mencari informasi leluhur untuk mengajukan kewarganegaraan ganda—ke Meksiko, Italia, atau negara Eropa lain—berdasarkan garis keturunan.

Fenomena ini menunjukkan satu hal penting: identitas kewarganegaraan bukan sesuatu yang statis, melainkan sangat bergantung pada kebijakan negara dan kekuatan dokumen administratif. Ketika negara mengubah aturan, warga pun terdorong untuk “mencari kembali” bukti keberadaannya dalam arsip negara.

Real ID dan Kesadaran Pentingnya Akta Kelahiran

Penerapan penuh Real ID—yang ditandai dengan simbol bintang emas pada SIM New Mexico—mewajibkan warga menunjukkan dokumen identitas yang lebih ketat untuk keperluan federal, seperti naik pesawat domestik atau memasuki gedung pemerintah federal. Akta kelahiran menjadi salah satu dokumen utama yang diterima.

Meski demikian, Valencia mencatat bahwa lonjakan kali ini relatif lebih terkendali dibanding tahun-tahun sebelumnya, ketika tenggat Real ID berkali-kali ditunda dan memicu antrean panjang hingga keluar gedung.

“Kami tetap sibuk, tetapi tidak sampai antrean mengelilingi gedung,” katanya.

Akta Kelahiran Bukan Sekadar Kertas

Di balik meningkatnya permintaan dokumen, Valencia mengingatkan bahwa akta kelahiran memiliki fungsi yang jauh lebih luas daripada sekadar bukti identitas. Setiap kelahiran menghasilkan data penting: demografi orang tua, risiko kehamilan, berat badan bayi, hingga lokasi dan kondisi persalinan.

Data ini, bersama data kematian—termasuk penyebab kematian—menjadi fondasi utama bagi analisis kesehatan publik. Dari sinilah negara dapat menjawab pertanyaan krusial:
Di mana angka kematian tertinggi?
Mengapa bayi lahir dengan berat badan rendah di wilayah tertentu?
Di mana pendidikan kesehatan reproduksi paling dibutuhkan?

“Yang kami kumpulkan bukan hanya satu akta kelahiran,” tegas Valencia. “Ini adalah bahan dasar untuk membaca kehidupan sebuah negara.”

Pelajaran untuk Kita

Pengalaman New Mexico memberi pelajaran penting: akta kelahiran adalah titik temu antara individu dan negara. Ia bisa menjadi pelindung, alat eksklusi, bahkan sumber kecemasan—tergantung bagaimana negara mengelola kebijakan kewarganegaraan dan administrasi kependudukan.

Dalam konteks global yang semakin ditandai oleh migrasi, pengetatan perbatasan, dan politik identitas, arsip sipil bukan lagi urusan belakang meja birokrasi. Ia menjadi medan politik, sosial, dan kemanusiaan.

Dan semua itu, bermula dari satu pertanyaan sederhana: Siapa nama Anda?

Sumber: Margaret O’hara, The Santa Fe New Mexican

Tags:

Kirim opini anda disini

Kami menerima tulisan berupa opini masyarakat luas tentang kewarganegaraan, administrasi kependudukan, dan diskriminasi

Klik Disini

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow us on

Jangan ragu untuk menghubungi kami
//
Eddy Setiawan
Peneliti Yayasan IKI
//
Prasetyadji
Peneliti Yayasan IKI
Ada yang bisa kami bantu?